Mapepada/Mapeed

Mapepada/Mapeed

Magender

Mapepada/Mapeed

Penutupan Matrikulasi S2 dan S3 Kajian Budaya Unud

Hari Rabu tgl 26 Agustus 2015 jam 16.00- selesai acara Matrikulasi  S2 dan S3 Program Studi Kajian Budaya Unud resmi ditutup. acara penutupan dihadiri oleh  Ketua Program Studi ( S2) Dr.IGst.Kt.Gde Arsana, M.Si beserta sekretaris Dr. I Nyoman Dhana, M.A serta Ketua Program Studi ( S3) Prof. Dr. A.A. Bagus Wirawan,S.U dan Sekretaris Dr. Putu Sukardja yg juga diikuti oleh Ketua Panitia Matrikulasi Dr. I Gede Mudana, M.Si DSC_0094dan staf  Pegawai di lingkungan Kajian Budaya.

Dari Konflik Desa ke Layar Kaca; Analisis Wacana Liputan Bali Tv Dalam Kasus Kemoning-Budaga, Klungkung,Bali

Hari ini Kamis 20 Agustus 2015, jam 10.00 telah dilaksanakan Ujian Terbuka (Promosi Doktor) pada Program Studi Kajian Budaya Universitas Udayana dengan Promovendus I Komang Arba Wirawan S.Sn,M.Si angkatan 2011-2012 yang dihadiri ( Promotor) Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Lit ( KoPromotor I) Prof.Dr. I Wayan Ardika, M.A (KoPromotor II ) Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Kar,M.Hum ( Penyanggah) Prof.Dr. A.A. Bagus Wirawan S.U (Penyanggah) Prof.Dr. Aron Meko Mbete (Penyanggah) Prof.Dr. A.A.Ngurah Anom Kumbara, M.A ( Penyanggah) Prof. Dr.I Gde Parimartha, M.A ( Penyanggah) Dr.Putu Sukardja, M.Si ( Undangan Akademik) Dr. I Nyoman Dhana, M.A ( Undangan Akademik) Dr. Ni Made Ras Amanda Gekgel, S.Sos, M.Si ( Undangan Akademik) Dr. Ni Made Ruastiti, SST,M.Si (Undangan Akademik) Dr. Drs. I Dewa Darmawan, M.Si ( Undangan Akademik) Dr.Drs.I Nyoman Raka, M.Pd   dengan predikat Sangat Memuaskan.

Promovendus foto bersama dengan Pimpinan Sidang, Promotor, Kopromotor dan Tim Penguji setelah sidang selesai Dalam disertasinya dinyatakan bahwa  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana liputan Bali TV kasus Kemoning-Budaga, Klungkung, Bali, sebuah konflik yang meletus 17 September 2011 yang menimbulkan wacana pembubaran desa pakraman. Liputan kasus ini memojokkan Gubernur Made Mangku Pastika, dikabarkan seolah-olah dia mengatakan hendak membubarkan desa pakraman di Bali. Sementara Bali TV dan Bali Post yang berada dalam naungan Kelompok Media Bali Post (KMB) terus mengeksploitasi wacana pembubaran desa pakraman secara subjektif, Gubernur Made Mangku Pastika tidak bisa menerima sehingga melakukan somasi bahkan menuntut Bali Post secara perdata di Pengadilan Negeri Denpasar. Hubungan antara Gubernur Made Mangku Pastika dan KMB yang pada awalnya baik kemudian menjadi konflik yang serius. Wacana pemberitaan Bali TV yang ikut memperuncing konflik ini menarik diteliti untuk mengetahui agenda subjektif di balik politik penayangan berita dan wacana tanding yang menanggapinya. Data utama penelitian ini berupa wacana pemberitaan Bali TV mengenai kasus Kemoning-Budaga yang berupa dokumentasi dari materi yang pemah ditayangkan. Teori yang dipergunakan adalah teori wacana, agenda setting, jraming, dan semiotika. Keempat teori ini diaplikasikan secara eklektik untuk menganalisis secara kritis proses pembentukan wacana dan wacana tanding dalam kasus Kemoning-Budaga. Hasil analisis menunjukkan bahwa wacana liputan kasus bentrok Kemoning-Budaga di Bali TV merupakan perpanjangan dari wacana media cetak Bali Post yang dikelola dengan agenda setting yang jelas untuk kepentingan sosial, politik, dan  ideologi Ajeg Bali KMB. Pada saat yang sama Gubernur Made Mangku Pastika memanfaatkan lembaga kehumasan Pemprov Bali dan media di luar KMB seperti TVR! Bali dan Radar Bali untuk melancarkan wacana tanding. Wacana kasus Kemoning-Budaga menunjukkan contoh nyata bagaimana media massa mengabaikan objektitivitas untuk kepentingan-kepentingan kekuasaan.

DSC_0071 DSC_0059 DSC_0064 DSC_0065

PEMBUKAAN MATRIKULASI S2 DAN S3 PROGRAM STUDI KAJIAN BUDAYA

DSC_0020 DSC_0029 DSC_0044 DSC_0014Pada hari ini Rabu 19 Agustus 2015, kembali Program Studi  S2 dan S3 Kajian Budaya Universitas Udayana melaksanakan Matrikulasi untuk Mahasiswa Baru Angkatan 2015-2016. Matrikulasi ini dilaksanakan dari tanggal 19-26 Agustus 2015 dengan jumlah mahasiswa S2 ( 21 orang) dan S3 ( 23 orang) yang  berjalan dengan lancar.

Industrialisasi Musik Pop Bali : Idiologi, Kepentingan dan Prakteknya

Pada hari Jumat, 14 Agustus 2015  jam 10.00 – 12.00 telah dilaksanakan ujian akhir Tahap I ( ujian tertutup )  untuk mahasiswa Calon Doktor, di Gedung Prof. Bagus Lt.I Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Udayana atas nama  Ni Wayan Ardini angkatan 2012-2013DSC_0004 yang telah dihadiri ( Ketua) Prof. Dr. I Wayan Cika, M.S ( Promotor ) Prof. Dr. A.A. Bagus Wirawan, S.U ( KoPromotor I ) Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum (KoPromotor II ) Dr. I. Gede Arya Sugiartha, S.Kar,M.Hum (Anggota) Prof.Dr. I Nyoman Sirtha, SH.M.S ( Anggota) Dr, Putu Sukardja, M.Si ( Anggota) Dr. Ni Made Wiasti, M.Hum ( Anggota) Dr. I Nyoman Dhana, M.A yang berlangsung lancar dan dinyatakan Lulus.

Mitos-Mitos Kehamilan di Kecamatan Petang – Badung

Pada hari Selasa, 11 Agustus 2015, telah dilaksanakan ujian Proposal Penelitian Disertasi untuk mahasiswa calon doktor atas nama:  Putu Mastiningsih, angkatan 2014/2015 yang telah dihadiri oleh tim penguji : ( Promotor) Prof. Dr. A.A. Ngurah Anom Kumbara, M.A  ( KoPromotor 1) Prof. Dr. A.A Bagus Wirawan, S.U ( KoPromotor 2 ) Dr. Putu Sukardja, M.Si ( Anggota ) Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum ( Anggota) Dr.Ni Luh Arjani, M.Hum  ( Anggota) Dr. I Gusti Ketut Gde Arsana , M.Si (Anggota) Dr. I Nyoman Dhana, M.A

Pada hari Selasa, 11 Agustus 2015, telah dilaksanakan ujian Proposal Penelitian Disertasi untuk mahasiswa calon doktor atas nama: Putu Mastiningsih, angkatan 2014/2015 yang telah dihadiri oleh tim penguji : ( Promotor) Prof. Dr. A.A. Ngurah Anom Kumbara, M.A ( KoPromotor 1) Prof. Dr. A.A Bagus Wirawan, S.U ( KoPromotor 2 ) Dr. Putu Sukardja, M.Si ( Anggota ) Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum ( Anggota) Dr.Ni Luh Arjani, M.Hum ( Anggota) Dr. I Gusti Ketut Gde Arsana , M.Si (Anggota) Dr. I Nyoman Dhana, M.A

Mitos-Mitos Kehamilan di Kecamatan Petang – Badung

Hasil Penetapan Dosen Penerima BPP-DN Dikti Tahun 2015

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi telah menetapkan persetujuan bagi Dosen penerima Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Datam Negeri (BPP-DN) Gelombang 1 Tahun Anggaran 2015 untuk program Magister (S2) dan Doktor (S3) di Program Pascasarjana Universitas Udayana.

1265.22 Persetujuan penatapan Dosen Peneima BPPDN Gel.1 TA 2015_UNUD

Eksistensi Balian Bawo Dayak Lawangan di Dusun Tengah, Barito Timur, Kalimantan Tengah

Pada hari Rabu,12 Agustus 2015,telah dilaksanakan seminar hasil kelayakan Naskah Disertasi untuk mahasiswa calon doktor atas nama: Ervantia resulita L. Sigai, bertempat di Gedung Prof. Bagus lt. I Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Udayana, Jl. P. Nias 13 Denpasar-Bali. ( Promotor) Prof. Dr. A.A.N.Anom Kumbara, M.A ( KoPromotor 1) Prof.Dr. I Wayan Cika, M.S  (KoPromotor 2)  Dr. IGusti Ketut Gde Arsana, M.Si  (Anggota) Prof. Dr. A.A Bagus Wirawan, S.U  ( Anggota) Prof. Dr. I Wayan Ardika, M.A  ( Anggota) Prof. Dr. Emiliana Mariyah, M.S  ( Anggota) Dr. Industri Ginting suka, M.S.

Mustaman: ” Ritual MONSEHE pada Etnik Culambacu di Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara”

fotoPromosi Doktor Mustaman,S.SOS.,M.Si dari Program Studi Kajian Budaya

Jumat, 22  Mei 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus Mustaman,S.SOS.,M.Si, dari Program Doktor Kajian Budaya dengan disertasinya yang berjudul “Ritual MONSEHE pada Etnik Culambacu di Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara”. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A.

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa  Pada era globalisasi perubahan dan eksistensi kebudayaan lokal merupakan fenomena yang sangat menarik untuk diteliti. Fenomena di atas menjadi menarik karena di satu sisi manusia pencipta budaya, tetapi di sisi lain manusia merupakan produk budaya. Keterkaitan yang erat dari kedua hal di atas memberikan bukti bahwa manusia tidak dapat hidup tanpa budaya, betapapun primitifnya, sebagaimana pada kehidupan etnik Culambacu. Kehidupan berbudaya merupakan ciri manusia yang akan terus hidup sepanjang zaman dan tidak dapat dimusnahkan. Atas dasar anggapan tersebut, maka ritual monsehe menjadi penting dikaji dengan fokus masalah (1) bagaimana bentuk ritual monsehe, (2) ideologi apa yang ada dibalik ritual monsehe, dan (3) apa makna yang terkandung dalam ritual monsehe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sebagai landasan analisis, digunakan teori struktural fungsional, teori semiotik, dan teori hegemoni. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Berdasarkan telaah dan metode analisis di atas dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk ritual monsehe sebagai berikut : pertama ritual monsehe tolak bala (monsehe ini ‘a), ritual monsehe dalam penyelesaian konflik, ritual monsehe dalam perselingkuhan (umo ‘api), ritual monsehe pada upacara kematian, ritual monsehe dalam pengobatan. Dalam pelaksanaan ritual tersebut, masing-masing memiliki spesifikasi tersendiri dalam aspek waktu, tempat, aktor, bahasa, dan sarana yang digunakan. Isi pesan yang terkandung dalam perangkat simbolis pada ritual monsehe mengandung makna yang saling terkait. Kedua, ritual monsehe selain berfungsi untuk pengobatan dan pencegahan bencana juga mengandung beberapa ideologi di dalamnya, yang terbagi dalam dua bagian, yakni ideologi kosmologi dan ideologi religius. Ideologi kosmologi terkait dengan konsepsi etnik Culambacu tentang penciptaan alam semesta dan manusia, sedangkah ideologi religius terkait dengan hubungan antara manusia dan Tuhan. Ketiga totalitas ritual monsehe yang dipraktikkan etnik (‘ulambacu terakumulasi dalam bentuk simbol-simbol yang urat makna, yakni makna religius, makna keharmonisan, makna pendidikan, makna identitas, makna pengendalian sosial, dan makna solidaritas. Walaupun sarat makna dalam era globalisasi, eksistensi ritual monsehe belakangan ini mengalami kendala dan tekanan eksternal dengan kelompok Islam ekstrem atas nama ideologi lslam mainstream yang mendasarkan pada kebenaran tunggal dan menolak tradisi lokal ritual monsehe karena dianggap mengandung ajaran animisme yang bersifat syirik, musryik, dan sesat. Selain itu, pengetahuan dan teknologi, informasi dan modernitas yang melanda etnik Culambacu juga menjadi kendala. Kondisi yang demikian mengidentifikasi bahwa proses hegemoni dan dominasi ideologi lslam mainstream dan modernisasi terhadap tradisi lokal ritual monsehe etnik Culambacu di Sulawesi Tenggara menjadi semakin intensif.

Beasiswa BPP-DN Kemenristek Dikti 2015

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) tahun anggaran 2015 gelombang kedua dibuka bagi Dosen Tetap (PTN dan PTS) dan Tenaga Kependidikan dilingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) periode masuk semester gasal tahun akademik 2015/2016.

Bagi yang sudah mendaftar, agar bukti pendaftaran online BPP-DN diserahkan ke Pengelola Beasiswa di Program Pascasarjana Universitas Udayana.

Link daftar online: http://beasiswa.dikti.go.id/bppdn/

Info Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Wawancara 2015

http://www.pps.unud.ac.id/wp-content/uploads/Jadwal-TKD.jpg